Jika harus kuceritakan, mungkin akan terlalu banyak yang saat ini sedang
kupikirkan. Aku memang kecewa karena semua tidak seperti yang
kupikirkan, tapi sampai kapan aku dikuasai sebuah ego dalam pikiran dan
keinginan?
Aku sering melakukan sesuatu hanya untuk status dan kehormatan,
bertindak hanya untuk sebuah penilaian dan itu adalah sebatas baik atau
buruk, jelek atau tidak, menarik atau bukan. Aku kecewa jika tanggapan
bukan seperti yang kuharapkan, lebih kecewa lagi jika itu tidak dapat
meningkatkan pencitraan.
Aku sering mencari pujian, kehormatan bahkan kekaguman dalam artian
adalah untuk mengamankan status dan pandangan orang lain, bertopengkan
kebaikan dan tingkah pola yang sopan dengan banyak tujuan, mengutamakan
keegoisan hanya sebuah kebohongan. Entahlah, kadang aku berpikir lebih
baik jadi orang yang biasa-biasa saja, tidak terkenal, tidak punya
banyak teman tetapi tetap dalam kejujuran dan kejernihan pemikiran.
Lebih baik menjadi orang yang tidak bisa apa-apa, dipandang sebelah mata
daripada harus menyimpan dusta dan membohongi diri sendiri.
Rasanya sudah bosan menjadi orang bertopeng, sudah cukup lama membohongi diri sendiri.
Dan jika seandainya harus jujur, aku bisa berkata dan kurasa
orang-orangpun tidak tau siapa sebenarnya aku dan bagaimana kehidupan
dan cara pikirku.
Kadang aku tertawa melihat kepribadianku, tidak stabil dan selalu
berubah-ubah sesuai kebutuhan. Kadang sok tegas dalam sebuah rapat, sok
jadi orang baik dan taat saat bersama orang-orang yang taat, jadi
pemabuk saat bersama orang yang suka ngawur, banyak bicara dengan teman
yang banyak cakap, membaca hal-hal yang tidak baik bahkan mambayangkan
hal-hal aneh saat sendiri. Berbohong mengenai ketaatan, malas ke Gereja
saat hari minggu, iri kepada teman atas banyak hal, tidur lama-lama
hanya gara-gara membaca, malas mengerjakan tugas tetapi tetap sok
pintar, sok bisa. Bermimpi selangit tetapi malas berusaha, memanfaatkan
teman dan masih banyak lagi.
Entahlah, aku rasa masih sangat banyak lagi.
Mungkin saat nanti kalian akan tau kebohongan dalam diriku ini, aku
adalah orang egois yang hanya ingin didengarkan tetapi malas
mendengarkan, memandang rendah teman teman karena merasa punya
kelebihan, pura-pura punya banyak pengetahuan dan kemampuan padahal
hanya untuk menarik perhatian, apalagi?
Masih banyak (dan semoga saja hanya aku yang begitu).