Tampilkan postingan dengan label Fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiksi. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juli 2013

Musim semi di hatiku (Fiksi Mini)

musim bersemi kembali


seekor kupu-kupu terbang,melayang diantara tunas muda dan bunga yang mengembang, mentari sumringah di ufuk timur.. 
es mulai mencair membentuk aliran sungai kecil, yang bermuara pada palung hati

pernah kah kau pikirkan?

sesaat senja yang lalu, saat musim gugur itu, saat itu kau gugurkan hatiku bersama daun-daun yang luluh,,saat itu kau berlari bersama kekasihmu dengan sengaja kau injakkan kakimu tepat di hatiku yang terjatuh..
tak ada yang memungutnya..
hingga musim salju tiba,,
hatiku membeku diterpa badai salju,tak ada yang menghangatkannya,tak ada yang menghiraukannya
kulihat dari ujung jalan,kau dan kekasihmu berdiam didepan tungku pemanas,bercanda,bergurau mesra...
hingga semalam musim berganti,saat mentari telah muncul lagi,,aku bangkit dari beku yg dingin,mencoba berdiri,,menyambut musim semi

kulihat di ujung sana, sekuntum bunga telah kuncup,tapi wanginya telah mulai memencar,,lalu di iringi cahaya,kakiku melangkah
aku,ya aku akan melangkah,menyambut musim bersama bunga yg akan mekar itu

sendu 2012
#pnl

Sabtu, 05 Januari 2013

#SEBUAH SENJA KENANGAN (FIKSI MINI)

Kau datang padaku, dengan seonggok sesal yang seakan sudah terkumpul bertahun-tahun.
Kau melukis sesuatu dengan jarimu, menulis janji kita yang dulu. Aku terdiam, sedikit-demi sedikit kristal es dihatiku mencair.
Tapi sayangnya jiwaku sedang mengalami musim salju. Hingga tak semua mencair.
Kau menatapku, tatapmu lebih nanar dari seorang anak kecil yang kedinginan, yang terperangkap dalam musim salju jiwaku dan meminta belas kasihan.
Tapi kasihan itu sudah kusimpan jauh,tertimbun dilabirin-labirin tempat minotaurus disimpan. Nan jauh dipulau siprus sana.
Kalau kau berani ambillah..
Terakhir kau melangkah beranjak meninggalkanku, langkahmu dinaungi senja membuat sebuah siluet hitam indah. Siluet yang indah membuat mataku kabur, pandanganku terbias air mata yang mengalir.
Kulihat bayangan itu tidak sendiri lagi.
Sepasang tangan saling menggenggam dibawah senja yang semakin temaram..

Arah Dairi Kedepannya

                                                     Arah Kabupaten Dairi Kedepannya Sebagai penduduk Kabupaten Dairi yang sedang merantau, ...