Kamis, 11 April 2013

Inspirasi dari Seekor Serangga.....

Coba anda lihat. Sebuah foto yang sangat unik dan indah bukan?
Seorang potografer berpengalaman saja sulit mendapatkan foto yang demikian ina.
Seekor serangga yang menikmati matahari yang hampir terbenam atau lebih indah jika dikatakan seekorsenja yangmenikmati senja.
Keren bukan?
Karena cahaya senja itu lihatlah
Serangga itu menjadi seperti sebuah siluet
Ya lebi indah jika saya katakan siluet dibandingkan jika saya katakan bayangan.
Dengan kata siluet itu terlihat seperti kata yang mengandung nilai seni.

Coba anda amati foto itu secara seksama........
Indah bukan?
Terkadang kita terlalu menikmati hal-hal yang buruk.
sehingga kita lupa akan hal-hal indah yang kecil disekitar kita.
terkadang kita berambisi mengejar keindahan yang besar di sekitar kita.
Padahal keindahan yang kecil kalau kita nikmati setiap hari pasti mengantarkan pada kebahagiaan.
Bukan begitukah saudara Risca?
Hidup itu juga indah kalau dinikmati ya ito Evrika?
Kita tidak perlu pergi kepantai kuta untuk menikmati keindahan hidup ya ka Vevi?
Hahahahha
Hidup itu sendiri indah saudara Jimmy,Lam's Johan'z..
hanya saja kita jarang menikmatinya..
Coba lihat kawan kita si Albert,, Dia sangat menikmati hidupnya bersama GEROBAK (Gerombolan Batak).
kita juga tidak perlu terlalu serius untuk mencari keindahan..
Karena saat kita menikmati kehidupan itulah keindahan.
iakan Lhouieza, Windy, K' Lina?

Selamat Menikmati keindahan ya sobat....
Khusus buat semua mantan teman kelasku (Ia3 forever Always together)..
Tetap semangat dan andalkan Tuhan..
semoga kita berjumpa di kesuksesan..
:)
:D

 

Tentang Burung


Pernahkah anda mengamati alam?
Jika alam pengertiannya luas. Baiklah saya katakan Makluk hidup dan saya fokuskan je hewan. Dan dari hewan saya fokuskan lagi ke Aves. Tentu anda mengenal aves alias burung bukan?
Pernahkah anda mendapatkan inspirasi dari burung?
coba amati burung pada gambar ini...
taukah anda itu gambar burung apa?
Seorang yang punya hobby mengarang seperti Komunitas Pecinta Puisi pasti punya inspirasi untuk hal ini.
seorang pemahat bisa menjadikan patung menyerupai burung ini seperti saudara Albert Tamba Marganaa.
Atau seorang potografer yang mengabadikan momen dua ekor burung yang Romantis..
Bukan begitukah Ka Vevi Wina?
hehehehee
Seorang penulis cerpen bisa juga menangarang bahkan menjadikannya judul karangan.
Bahkan burung bisa membuat seseorang galau seperti si Afryanti Simbolon..Eitsss jangan marahh.
Atau seseorang bisa jadi lebai seperti si Sissca Manyhuroek yang kerajinan update statuss..

hahahah
Selouu..


Inspirasi Tentang Jalan

Pernahkah Anda memikirkan jalan yang akan saudara tempuh?
kita memang bebas saja memilih jalan yang kita suka..
kita juga bebas untuk melakukan apa saja yang kita inginkan dalam pejalanan kita itu...
Tapi kita kadang tidak tau sampai dimana ujung jalan yang kita pilih itu.
Dan bahkan kita tidak tau berapa banyak sungai yang akan kita seberangi..
Berapa jembatan yang akan kita lewati atau hewan buas apa yang akan kita temui selama melintasi jalan yang kita pilih itu Dan untukperlindungan diri kita butuh alat sedangkan untuk sampai di ujung jalan kita butuh kompas..
Demikian jugalah kehidupan..
dalamkehidupan juga kita diberi Tuhan kebebasan untuk memilih jalan mana yang akan kita tempuh dan apa cobaan yang akan ada dalam jalan yang kita pilih itu..
Masalahnya adalahh : APA DAN SIAPA KOMPAS YANG AKAN MENUNTUN KEHIDUPAN KITA ITU???

Kamis, 07 Maret 2013

Sajak Senja I-III Oleh : Rinaldi sinaga

Menuju Malam 
sajak senja I oleh Rinaldi Sinaga



Berlelah sejenak
Menanjak jejak
Sesak-sesak Desak
Kerak-kerak jejak
Tanah lelah berpijak
Lelahlah sejenak
Atau istirahatlah kelak..

puisi senja


Menuju malam 
Sajak senja II Oleh : Rinaldi Sinaga



Mungkin engkau lelah
Istirahatlah
Untukmu aku mencoba kalah
Istirahatlah
Untukmu aku akan mengalah
Biarlah lelah
Biar senja jadi malam
Aku,dan juga engkau lelah
Istirahatlah untuk esok kita menang.


Menuju malam 
Sajak senja III Oleh : Rinaldi sinaga



Mari berkisah
Tentang siang yg tidak jadi cerita
Tentang putih yg tak bercahaya
Atau mentari yg malu-malu
Menyambutmu juga aku
Mengapa engkau diam saja?
Mari bercerita
Tentang pagi
Juga tentang pelangi
Atau tentang hujan,tentang badai
Yang tidak lagi kita lalui...


Jumat, 01 Maret 2013

Sebuah Harap di Dunia Maya Oleh : Rinaldi Sinaga



Mengenal seorang gadis disebuah Fans Page
 Sastra Facebook. Inilah awal yang gila bagiku, seorang mahasiswa fekon di UA,yang juga penulis.
Memang tidak pernah bertemu,hanya sekedar menyapa waktu Online, ataupun sekedar saling share dan menilai karya masing di note facebook.
Bagiku,itu sekedar lebih, entah dia membaca entah tidak, tapi jujur aku senang dengannya. aku bangga berkenalan dengannya..
Aku tau,ini hanyalah sekedar status yang ku share di blog, tapi dalam hati juga aku menyimpan rindu untuk dia yang tidak tau tentang rasa kagumku padanya.
jika seandainya blog ini adalah merpati pos pasti salamku itu akan sampai padanya.

Tapi jujur saja aku pun menyimpan harap yang berlebihan untuknya seoranyg gadis polos, pintar, ramah, cantik dan juga pintar.
Ya..
Andai saja salamku sebagai seorang penulis atk bernama,blogger tak terkenal dan mahasiswa biasa yang tak punya hal istimewa sepertiku.
Jujur,awalnya hanya gurau atau iseng berkenalan untuk sekedar hobby yang sama di karya sastra.

Ya,hobby yg sama tidak lebih dari itu...
Itupun aku tidak tau..

Ntah dia saat ini yang menjalani masa-masanya dengan seorang anak FT,pernah menganggap aku sebagai teman yang istimewa di dunia maya ini. Akiupun tak tau.
Tapi aku memang berharap demikian..
Aku tidak mengerti,knapa aku yang biasa bisa mengagumi yang luar biasa. memangg,aku hanya bermimpi bisa ini,bisa itu,kesana,kesitu.
hahaha,...

dream..
,make a dream...
Untuk seorang sepertiku.
Ini memang lucu,lugu,bahkan mungkin sesuatu 
yang tidak mungkin.
Tapi apa boleh buat?
Aku  telah terperangkap hobbyku sendiri.
Dan jujur..
Semuanya akan kujalani..

Sabtu, 05 Januari 2013

#SEBUAH SENJA KENANGAN (FIKSI MINI)

Kau datang padaku, dengan seonggok sesal yang seakan sudah terkumpul bertahun-tahun.
Kau melukis sesuatu dengan jarimu, menulis janji kita yang dulu. Aku terdiam, sedikit-demi sedikit kristal es dihatiku mencair.
Tapi sayangnya jiwaku sedang mengalami musim salju. Hingga tak semua mencair.
Kau menatapku, tatapmu lebih nanar dari seorang anak kecil yang kedinginan, yang terperangkap dalam musim salju jiwaku dan meminta belas kasihan.
Tapi kasihan itu sudah kusimpan jauh,tertimbun dilabirin-labirin tempat minotaurus disimpan. Nan jauh dipulau siprus sana.
Kalau kau berani ambillah..
Terakhir kau melangkah beranjak meninggalkanku, langkahmu dinaungi senja membuat sebuah siluet hitam indah. Siluet yang indah membuat mataku kabur, pandanganku terbias air mata yang mengalir.
Kulihat bayangan itu tidak sendiri lagi.
Sepasang tangan saling menggenggam dibawah senja yang semakin temaram..

FIKSI (sebuah puisi)

FIKSI
(6122012)

menjejakkan pena diujung kertas
melukis ujung dunia yang tak terbatas
ditepian harapan yang tak lagi luas
kubingkai wajahmu yang tak pernah tuntas
satu fiksi terangkai
menjadi untaian yang terlukis lagi
dari rambut hingga kaki
telah teruntai
menjadi alur landai
yang melambai
mengenang kisah romantis disebuah pantai
fiksi ditulis lagi
dengan air mata yang ternodai

6 Desember 2012

Catatan

catatan

tuliskan tentang ombak semalam
disana ada kisah kelam
kapal yang karam
atau seonggok kisah buram..
lukiskan juga wajah muram
yang menanti cinta datang merajam
jadi sebuah cerita kejam
pelita pun padam
sang cinderalla tinggal menyimpan dendam....

awal2013

HUJAN

HUJAN

engkau menyimpan hujan
dibalik kata yang kau ucap semalam
engkau menitip hujan
disurat yg kau tulis itu
hujanmu lebat
membasahi setengah kenangan
hujanmu banyak
membanjiri kota yang semalam kita jalani
kisah kita menjadi becek
kenangan kita menjadi lumpur
lalu kering tak berbekas
ketika esoknya kau kirim mentari
bersama undangan yang berseri

awal2013


                  copyright[naelstranger.blogspot.com]

MUKA

MUKA

Engkau merias mukamu
Tapi tersisa kerutan
Bersama goresan luka semalam
Berwarna buram kekuningan
Matamu nanar nemgisi muka yg tak menentu
Mukamu deskrisi pilu
Menarasikan selang waktu
Dan mulut yang kini bisu
hanya dua ruang yang selalu mendengus
Menyapa debu waktu
Untuk menyusuri ruang hidup
Yang kau sembunyikan ditopeng mukamu..


copyright[naelstranger.blogspot.com]

KUPU-KUPU

FIKSI MINI

KUPU-KUPU:


Kemarin aku memberimu kupu-kupu.
Sayangnya aku tidak bisa menitip bunga yang berwarna-warni diantara kepakan sayapnya.
Aku juga lupa menyelipkan potoku yang kemarin ku print dengan berkali-kali editan itu.
Hanya ada seuntai kenangan yang kurangkai bersama sayap kupu-kupu itu.
Namun kau tau?
Aku tak lagi banyak berharap.
Semalam..
Saat aku akan kerumahmu, kulihat kenangan yang kutitip itu berserakan di halaman depan rumahmu.
Kucoba mengutip, namun jariku membeku.
Hatiku lebih dingin dari salju..
Saat kulihat kupu-kupu yang kutitip semalam tergilas mobil mewah yang parkir didepan rumahmu ..





      copyright[http://naelstranger.blogspot.com/]

Arah Dairi Kedepannya

                                                     Arah Kabupaten Dairi Kedepannya Sebagai penduduk Kabupaten Dairi yang sedang merantau, ...